Saat membangun atau memperluas rumah, banyak orang ingin memaksimalkan setiap jengkal lahan. Namun bangunan tidak boleh didirikan terlalu dekat dengan jalan atau batas tetangga. Ada aturan yang perlu dipatuhi demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
01Garis Sempadan Bangunan
Garis sempadan bangunan adalah batas minimal jarak bangunan dari jalan, sungai, atau batas tertentu lainnya. Ketentuannya diatur dalam rencana tata ruang dan peraturan daerah, dan dapat berbeda di setiap lokasi. Informasi ini biasanya tercantum dalam keterangan rencana kota.
02Koefisien Dasar dan Lantai Bangunan
Koefisien dasar bangunan menentukan persentase maksimal lahan yang boleh ditutup bangunan, sedangkan koefisien lantai bangunan mengatur total luas lantai yang boleh dibangun. Aturan ini menjaga ketersediaan ruang terbuka dan daerah resapan air.
03Jarak Antarbangunan
Jarak bebas antarbangunan berkaitan dengan pencahayaan, sirkulasi udara, dan pencegahan penjalaran api saat kebakaran. Bangunan yang terlalu rapat juga menyulitkan perawatan dinding dan talang.
Pastikan rencana pembangunan sesuai dengan persetujuan bangunan gedung yang diterbitkan pemerintah daerah.
04Jaga Hubungan dengan Tetangga
Informasikan rencana pembangunan kepada tetangga, jaga kebersihan, atur jam kerja, dan pastikan pekerjaan tidak merusak bangunan di sebelahnya. Komunikasi yang baik mencegah konflik yang berkepanjangan.