Galeri seni sangat memperhatikan pencahayaan karena cahaya menentukan bagaimana karya dilihat. Prinsip yang sama dapat diterapkan di rumah untuk menonjolkan lukisan, foto keluarga, atau elemen arsitektur, sekaligus menciptakan suasana yang nyaman.
01Tiga Lapisan Cahaya
Desainer pencahayaan mengenal tiga lapisan: pencahayaan umum untuk menerangi ruangan, pencahayaan tugas untuk aktivitas seperti membaca atau memasak, dan pencahayaan aksen untuk menonjolkan objek tertentu. Kombinasi ketiganya membuat ruangan terasa hidup.
02Lampu Sorot dan Track Light
Lampu sorot atau track light dapat diarahkan ke karya seni. Arahkan cahaya pada sudut tertentu agar tidak memantul menyilaukan dari kaca bingkai. Track light memudahkan pengaturan ulang saat karya dipindah.
03Suhu Warna dan Renderasi Warna
Lampu dengan suhu warna hangat menciptakan suasana nyaman, sedangkan suhu netral menampilkan warna lebih apa adanya. Pilih lampu dengan indeks renderasi warna tinggi agar warna karya seni dan interior terlihat akurat.
Hindari paparan cahaya matahari langsung pada karya seni karena dapat memudarkan warna.
04Rencanakan Sejak Awal
Titik lampu, jalur kabel, dan saklar sebaiknya direncanakan sebelum plafon dan dinding selesai. Menambah titik lampu setelah finishing lebih mahal dan berisiko merusak permukaan.