Lantai keramik dan granit terdiri dari kotak-kotak yang disusun rapi. Hasil akhir yang indah ditentukan oleh perhitungan yang tepat, pemilihan pola, dan ketelitian tukang saat memasang.
01Menghitung Kebutuhan
Hitung luas lantai, lalu bagi dengan luas satu keping keramik atau dengan luas per dus yang tercantum di kemasan. Tambahkan cadangan sekitar 5 hingga 10 persen untuk potongan di tepi ruangan, dan lebih banyak bila menggunakan pola diagonal. Simpan beberapa keping sisa untuk perbaikan di masa depan.
02Memilih Pola Susun
Pola lurus sejajar dinding paling hemat dan mudah. Pola diagonal memberi kesan ruangan lebih luas namun membutuhkan lebih banyak potongan. Pola selang-seling atau herringbone memberi karakter, terutama untuk keramik motif kayu.
03Nat dan Kerataan
Nat atau celah antarkeramik memberi ruang pemuaian dan memudahkan perapian pola. Gunakan spacer agar lebar nat seragam. Lantai harus rata dan memiliki kemiringan yang tepat di area basah seperti kamar mandi agar air mengalir ke saluran.
Untuk granit berukuran besar, alat perata keramik membantu mencegah permukaan tidak rata.
04Kesalahan yang Sering Terjadi
Keramik kopong karena adukan tidak penuh, nat yang tidak lurus, dan nomor produksi keramik yang berbeda warna adalah masalah umum. Periksa nomor produksi dan warna sebelum dipasang.