Rumah lama memiliki karakter dan kenangan, seperti rumah tua dalam novel klasik yang menyimpan cerita keluarga dari generasi ke generasi. Namun merenovasi rumah lama tanpa pemeriksaan menyeluruh dapat berujung pada biaya tak terduga yang sangat besar.
01Periksa Struktur dan Fondasi
Retakan diagonal pada dinding, lantai yang turun, pintu dan jendela yang macet, serta kolom atau balok yang terkelupas hingga terlihat tulangannya adalah tanda masalah struktur. Mintalah ahli struktur memeriksa sebelum menambah lantai atau membongkar dinding.
02Atap dan Kayu
Rangka atap kayu pada rumah lama rentan lapuk dan diserang rayap. Periksa kuda-kuda, usuk, dan reng dari dalam plafon. Rayap juga bisa merusak kusen, lantai kayu, dan lemari tanam tanpa terlihat dari luar.
03Instalasi Listrik dan Air
Kabel lama mungkin tidak lagi sesuai dengan kebutuhan daya modern dan berisiko korsleting. Pipa air besi lama bisa berkarat dan tersumbat. Renovasi adalah waktu yang tepat untuk memperbarui instalasi oleh tenaga yang kompeten.
Rumah sangat tua mungkin menggunakan cat atau material yang kini tidak lagi dianjurkan; tangani dengan hati-hati saat dibongkar.
04Tentukan yang Layak Dipertahankan
Kusen kayu solid, ubin lama bermotif, dan elemen bersejarah sering bernilai tinggi dan layak dipertahankan atau direstorasi. Perpaduan elemen lama dan baru dapat menghasilkan rumah yang berkarakter sekaligus nyaman.